Palu – Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) berkolaborasi dengan kesatuan pengelolaan hutan (KPH) Dolago Tanggung untuk memperkuat KUPS pada kelompok perhutanan sosial (KPS) di Desa Taripa, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala (22/02/22).

Ufudin, SP.d. selaku program manager pendampingan masyarakat KOMIU, mengatakan tujuan penguatasn KUPS pada KPS yang ada di Desa Taripa adalah agar kelembagaan kelompok usaha perhutanan sosial rotan yang telah dibentuk dapat mempraktekkan penanganan rotan yang baik termasuk memfasilitasi penyiapan dokumen administrasi KUPS agar mendapat akses pendanaan dari berbagai pihak termasuk pihak ketiga sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang belaku. Ujarnya.

Sementara itu, Zulkifli, S.Hut selaku penyuluh kehutanan pratama, pada kesatuan pengelolaan hutan (KPH) Dolago Tanggunung, menyampaikan  bahwa pentingnya pendampingan bagi KUPS dalam melakukan pengembangan usaha, akses pasar, pembiayaan dan pembangun jejaring antara mitra.

KUPS sendiri memiliki beberapa kategori diantaranya :

  1. Blue (sudah ditetapkan sebagai KUPS dan potensi usaha  sudah teridentifikasi).
  2. Silver (sudah ditetapkan sebagai KUPS, potensi usaha sudah teridentifikasi ini KUPS, memiliki RKPS/RKT dan unit usaha)
  3. Gold (sudah ditetapkan sebagai KUPS, potensi usaha sudah teridentifikasi ini KUPS, memiliki RKPS/RKT, unit usaha, melakukan pengolahan hasil/sarana wisata, sudah memiliki akses modal (mandiri,bantuan,pinjaman) dan sudah mempunyai pasar/wisatawan lokal)
  4. Platinum Gold (sudah ditetapkan sebagai KUPS, potensi usaha sudah teridentifikasi ini KUPS, memiliki RKPS/RKT, unit usaha, melakukan pengolahan hasil/sarana wisata, sudah memiliki akses modal (mandiri,bantuan,pinjaman), sudah mempunyai pasar/wisatawan lokal dan sudah mempunyai pasar/wisatawan regional)

Dia menambahkan, saat ini KUPS desa taripa masih dalam tahapan menuju Blue, sehingga kolaborasi antara masyarkat pemegang izin, KUPS rotan, teman-teman KOMIU dan kami KPH harus terus menerus dilakukan.  Ujarnya.

Ketua HKM Desa Taripa, Burhan mengatakan, anggota kelompok HKM sangat mendukung penguatan kelembagaan yang telah dilakukan oleh yayasan KOMIU dan KPH saat  ini kepada kami,  Hal ini tentunya dapat memberi kemampuan kepada kami untuk mengembangkan usaha disektor hasil hutan bukan kayu,  diwilayah HKM yang telah disetujui oleh menteri LHK kepada kami masyarakat. jelasnya.

Kehutanan

Komentar Anda...