+

+

+

ENERGI RAMAH DAN ADIL

Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) bekerja di Sulawesi Tengah untuk mendorong transisi energi berkeadilan dengan meningkatkan kapasitas hukum masyarakat lokal, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam pengambilan keputusan dan mendapatkan manfaat dari transisi energi yang ramah lingkungan dan adil.

TRANSISI ENERGI BERKEADILAN

+

+

+

Kendala Transisi Energi

Faktor penghambat transisi energi adil di Sulawesi Tengah meliputi kurangnya pemahaman masyarakat, lemahnya kapasitas hukum, kepentingan ekonomi fosil yang kuat, infrastruktur energi terbarukan yang terbatas, serta ketergantungan yang tinggi pada energi fosil.

TRANSISI ENERGI BERKEADILAN

+

+

+

Agenda Transisi Energi

Pada tahun 2026-2030, kami menargetkan peningkatan kapasitas masyarakat lokal, pengembangan infrastruktur energi terbarukan, fasilitasi dialog antar pemangku kepentingan, dan perlindungan area sensitif lingkungan "No Go Zone" untuk mengurangi ketergantungan pada eksploitasi sumber daya alam berlebihan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal.

TRANSISI ENERGI BERKEADILAN

TRANSISI ENERGI

Tujuan KOMIU di Sulawesi Tengah adalah mendorong transisi energi berkeadilan dan berkelanjutan dalam lima tahun melalui penguatan partisipasi dan kapasitas masyarakat lokal agar mampu mengadvokasi hak, terlibat dalam pengambilan keputusan, melindungi keanekaragaman hayati, meningkatkan kualitas hidup, serta mengurangi dampak perubahan iklim.

ChatGPT Image Jan 20, 2026, 09_13_23 PM

WILAYAH KERJA

Sulawesi Tengah provinsi dengan keanekaragaman hayati, menjadi fokus kerja Kompas Peduli Hutan (KOMIU), mendorong transisi energi berkeadilan dengan meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam hal kapasitas hukum.

FOKUS MASALAH

Rendahnya pemahaman dan kapasitas hukum masyarakat, kuatnya kepentingan energi fosil, keterbatasan infrastruktur energi terbarukan, serta tingginya ketergantungan pada energi fosil.

LANGKAH BERSAMA

Transisi energi berkeadilan diperkuat melalui peningkatan kapasitas hukum masyarakat, pengembangan energi terbarukan, kolaborasi pemangku kepentingan, serta perlindungan kawasan sensitif & adat.

+

+

+

JAGA HUTAN
JAGA IKLIM

Yayasan Kompas Peduli Hutan berperan dalam mewujudkan keadilan iklim di Sulawesi Tengah dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya alam dan adaptasi perubahan iklim. Kami melakukan monitoring perubahan tutupan hutan dan lahan berbasis citra satelit dan UAV. Kami juga bekerja sama dengan masyarakat adat dan lokal untuk melindungi hutan dan ekosistem, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat atas sumber daya alam.

KEADILAN IKLIM

+

+

+

TANTANGAN
KEADILAN IKLIM

Sulawesi Tengah menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan keadilan iklim, termasuk kurangnya kesadaran masyarakat, lemahnya penegakan hukum, dan dominasi kepentingan ekonomi. Hambatan lainnya adalah kurangnya partisipasi lokal, akses terbatas ke sumber daya, kurangnya transparansi, dan konflik kepentingan.

KEADILAN IKLIM

+

+

+

kolaborasi
semua pihak

Pendekatan holistik dan inklusif yang melibatkan masyarakat lokal dan adat adalah kunci sukses keadilan iklim di Sulawesi Tengah. Ini memastikan akses adil ke sumber daya alam, memperkuat kapasitas masyarakat, dan melindungi hak-hak masyarakat adat. Kolaborasi semua pihak sangat penting. Hasilnya, keadilan iklim meningkat, masyarakat lebih adaptif, dan pembangunan lebih berkelanjutan.

KEADILAN IKLIM

KEADILAN IKLIM

Tujuan kami mewujudkan keadilan iklim di Sulawesi Tengah dengan akses adil sumber daya, penguatan kapasitas masyarakat adat dan lokal perlindungan lingkungan serta pembangunan berkelanjutan.

ChatGPT Image Jan 20, 2026, 09_13_23 PM

WILAYAH KERJA

Sulawesi Tengah dengan keanekaragaman hayati daerah membutuhkan keadilan iklim untuk melindungi masyarakat dan ekosistem dari dampak perubahan iklim, deforestasi, eksploitasi industri, emisi tinggi, serta marjinalisasi masyarakat adat lokal.

FOKUS MASALAH

Tantangan keadilan iklim di Sulawesi Tengah mencakup rendahnya kesadaran publik, lemahnya hukum, dominasi ekonomi jangka pendek, ketimpangan gender, minim partisipasi, keterbatasan akses,

LANGKAH BERSAMA

Pendekatan holistik dan inklusif berbasis HAM dengan partisipasi masyarakat adat dan lokal mendorong keadilan iklim, akses adil sumber daya, peningkatan kapasitas adaptasi serta kolaborasi lintas pihak.

+

+

+

BIODIVERSITY

alarm punah
Spesies ENDEMIK

Spesies endemik di Sulawesi Tengah menghadapi ancaman serius seperti perusakan habitat, perburuan liar, dan perdagangan ilegal, yang menyebabkan penurunan populasi drastis dan meningkatkan risiko kepunahan. Pendekatan konservasi yang ada seringkali tidak efektif karena habitat alami mereka terletak di luar kawasan yang dilindungi, sehingga upaya konservasi harus dilakukan secara lebih luas dan inklusif untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

+

+

+

harapan bagi
spesies ENDEMIK

Kami yakin, untuk mengatasi ancaman terhadap spesies endemik di Sulawesi Tengah dapat menggunakan pendekatan yang dianggap telah berhasil selama ini diantaranya, meningkatkan kesadaran masyarakat, mengembangkan program konservasi berbasis komunitas, dan mengembangkan ekonomi alternatif ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan populasi spesies endemik dan menjaga keseimbangan ekosistem.

BIODIVERSITY

+

+

+

konservasi Berbasis
komunitas

BIODIVERSITY

Meningkatkan populasi spesies endemik di Sulawesi Tengah sebesar 20% pada tahun 2026-2030 melalui program konservasi berbasis komunitas dan pengembangan ekonomi alternatif ramah lingkungan, untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

BIODIVERSITY

Tujuan utama program Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) adalah untuk menjaga dan melindungi keanekaragaman hayati Sulawesi Tengah, khususnya spesies ikonik, melalui pendidikan lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, dan program konservasi berbasis komunitas.

ChatGPT Image Jan 20, 2026, 09_13_23 PM

WILAYAH KERJA

Sulawesi Tengah, terletak di jantung Kawasan Wallacea. Salah satu wilayah dengan keragaman hayati paling ikonik di dunia. Kawasan ini titik pertemuan flora & fauna Asia dan Australia.

FOKUS MASALAH

Spesies ikonik menghadapi ancaman serius akibat perusakan habitat, perburuan liar, dan perdagangan ilegal sebabkan penurunan populasi drastis.

LANGKAH BERSAMA

Meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat yang berbasis komunitas dalam menjaga dan melindungi hutan serta spesies ikonik yang hidup di dalamnya.

+

+

+

Konservasi Berkelanjutan

Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) berperan aktif dalam konservasi berbasis masyarakat di Sulawesi Tengah, kami fokus pada pengelolaan kawasan konservasi perairan dan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat lokal.

DAERAH PERLINDUNGAN LAUT

+

+

+

Tantangan Konservasi Laut

Implementasi program konservasi daerah perlindungan laut di Sulawesi Tengah menghadapi tantangan seperti destruktif fishing, kurangnya pengawasan, dan tata kelola perikanan yang belum optimal, yang menyebabkan kerusakan ekosistem laut dan berdampak negatif pada masyarakat pesisir.

DAERAH PERLINDUNGAN LAUT

+

+

+

Aksi Bersama Selamatkan Laut

Kami menggunakan pendekatan kolaboratif dan partisipatif untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya laut, serta mengembangkan rencana pengelolaan kawasan konservasi perairan yang inklusif. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan populasi ikan, perbaikan ekosistem laut, dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Jika program ini tidak mendapat dukungan, konsekuensinya dapat memperparah kerusakan ekosistem laut dan penurunan pendapatan nelayan.

DAERAH PERLINDUNGAN LAUT

DAERAH PERLINDUNGAN LAUT

Meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat pesisir Sulawesi Tengah dalam mengelola sumber daya laut guna memulihkan ekosistem, menaikkan populasi ikan, dan kesejahteraan masyarakat.

ChatGPT Image Jan 20, 2026, 09_13_23 PM

WILAYAH KERJA

KOMIU berperan aktif dalam konservasi perikanan dan kelautan Sulawesi Tengah berbasis masyarakat melalui pengelolaan kawasan konservasi perairan, pemberdayaan pesisir dan kolaborasi pemerintah lokal.

FOKUS MASALAH

Konservasi laut berbasis masyarakat di Sulawesi Tengah terhambat destruktif fishing, lemahnya pengawasan dan tata kelola, rendahnya partisipasi, konflik kepentingan, serta keterbatasan sumber daya.

LANGKAH BERSAMA

Pendekatan kolaboratif melibatkan masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan melalui edukasi, pelatihan, dan dialog untuk memperkuat pengelolaan laut untuk memulihkan ekosistem.

PUBLIKASI

Shopping Basket