Palu – 3 kelompok nelayan yang ada di Desa bungin, Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan, pada Juli hingga oktober 2022, mencatat tangkapan gurita mencapai 1.080,8 Kg atau lebih dari 1ton, sementara tangkapan ikan lainnya mencapai 8. 205 Kg atau 8,2 ton. Kata Yulia Astuti, S.Si Koordinator Program Komiu bekerjasama dengan Burung Indonesia dan Critical Ecosystem Partnership Fund . (13/11/2022).

Pencatatan logbook ini dilakukan setelah nelayan mendapat pelatihan peningkatan kapasitas yang pada saat itu dilakukan oleh penyuluh perikanan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Banggai Kepulauan. Yang pada saat itu dilaksanakan dikantor desa Bungin. Paparnya.

Yulia, menambahkan, meskipun program yayasan Komiu telah berakhir pada Oktober 2022, kami berharap nelayan masih melanjutkan pencatatan hasil tangkapan dan dikomunikasikan kepada pemerintah desa dan penyuluh perikanan yang ada.  Sehingga data potensi yang ada dapat dimanfaatkan untuk kerjasama pengembangannya dimasa yang akan datang.

Ketua Kelompok Nelayan Camar Laut mengatakan, tangkapan gurita meningkat yang  sebelumnya dari 500 Kg menjadi 1, ton, ini merupakan dampak positif yang dihasilkan dari kegiatan penutupan wilayah tangkap gurita seluas 48,2 Ha yang ada diperbatasan desa Bulungkobit dan Desa Bungin.  Kami membandingkan hasil tangkapan, ketika kami menangkap gurita diluar wilayah yang ditutup,beratnya hanya 1 Kg kebawah. Sementara jika menangkap gurita yang ada pada wilayah yang ditutup tangkapan gurita mecapai 3 – 4 kg/ ekor.

Lanjut martono, dampak lainnya, ikan-ikan sudah mulai banyak yang datang dan bertelur pada wilayah tersebut. Sehingga selain gurita, nelayan juga merasa kenaikan hasil tangkap lainnya seperti, Ikan jenis, Kakap Merah, Insan Perak, Salmon dan beberapa jenis lainnya. Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bungin. Gunawan, Sos menyampaikan berterima kasih kepada YAyasan KOMIU berkat pembelajaran yang ada, pemerintah desa akan melakukan penutupan wilayah tangkap gurita lebih luas lagi.

“ saat ini wilayah yang ditutup hanya 1 wilayah dari 20 wilayah tangkap yang ada di Desa Bungin yang berada di Pulau Bakalan. Bagaimana kalau ditutup sampai 5 lokasi tentunya tangkapan gurita akan semakin meningkat”. Jelasnya.

 

 

Pesisir & Laut

Komentar Anda...