Palu- Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) melakukan seminar hasil pelacakan potensi hasil hutan bukan kayu (HHBK) pada wilayah izin hutan kemasyarakatan (HKM) yang ada di Desa Saloya, Kecamatan Sindue Tombusabora, Kabupaten Donggala. (15/02/22)

Dalam seminar tersebut dihadiri oleh penyuluh kehutanan  Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dolago Tanggunung.  Zulkifli, S.Hut.  Dalam pemaparannya,  ia menyebutkan bahwa untuk pengelolaan izin hutan kemasyarakatan diperlukan pembentukan kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) yang tentunya dapat menjadi wadah bagi para petani rotan untuk  meningkatkan pendapatannya.

Dia juga mengatakan, jika kelembagaan KUPS sudah siap dan memadai, maka tentunya dukungan para pihak dapat diakses,  salah satu contohnya adalah mesin penggorengan rotan.  Kami dapat memfasilitasi permintaanya melalui BPSKL yang ada di makasar.

Sementara itu Ufudin, menyampaikan, pendampingan terhadap KUPS Rotan yang pada izin HKM musti berjalan terus menerus, terutama dalam tata cara penanganan rotan yang  baik, agar memenuhi standar yang berlaku diperusahaan dan pemerintah.

Kehutanan

Komentar Anda...