TENTANG KAMI

Tujuan organisasi Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) adalah menjadi organisasi yang berkontribusi pada perubahan tata kelola sumber daya alam menuju pembangunan yang berkelanjutan demi menjaga keanekaragaman hayati  dan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat marginal yang selama ini terisolasi secara geografis, kebijakan, dan informasi.

demo-attachment-1079-startup

VISI

MISI

NILAI

VISI

Terwujudnya tata kelola sumber daya alam yang lestari demi keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem yang berkelanjutan.

demo-attachment-45-Group-622

MISI

  1. Mendorong perubahan kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan dan lestari guna adaptasi dan mitigasi atas perubahan iklim.
  2. Membangun jaringan advokasi dan monitoring sumber daya alam secara luas, massive dan komperhensif.
  3. Mengembangkan berbagai kajian ilmiah dan dokumentasi terhadap system pengelolaan sumber daya alam yang berbasis fakta dan bukti.
  4. Membentuk kader-kader yang peduli dengan kelestarian ekosistem sumber daya alam yang berkelanjutan.
  5. Memastikan peningkatan pemajuan, perlindungan, penegakan, dan pemenuhan HAM dalam kehidupan kelompok marginal dan rentan.
  6. Melakukan penguatan Yayasan.
demo-attachment-45-Group-622

SEJARAH KOMIU.ID

Awalnya yayasan kompas peduli hutan bernama Kelompok Muda Peduli Hutan atau disingkat KOMIU. Didirikan oleh sekelompok pemuda pada Tanggal 12 Maret 2016 di Kota Palu. Beriring waktu pada 05 Agustus 2019 dengan akta notaris nomor 08 kelompok muda peduli hutan mendaftarkan diri menjadi Yayasan.

Yayasan kompas peduli hutan mendapatkan legalitas yang tertuang dalam keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-0010897.AH.01.04 Tahun 2019 KOMIU menjadi Badan Hukum yang berbentuk Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU)

Kata “komiu” diadopsi dari Bahasa keseharian Suku Kaili yang mendiami Lembah Palu, dimana arti “komiu” adalah “kamu, engkau atau Anda”. Melihat kondisi pengelolaan sumber daya alam dan pengambilan kebijakan yang tidak transparan, tidak partisipatif dan tidak akuntabilitas sehingga berdampak pada meningkatnya angka deforestasi di Provinsi Sulawesi Tengah.

demo-attachment-45-Group-622

Team Kami

Untuk mendukung Tujuan Organisasi Yayasan Kompas Peduli Hutan Memiliki Struktur pendukung diantaranya :

GIFVENTS

GIFVENTS

DIREKTUR
ALDI-RIZKI

ALDI RIZKI

ADVOKASI & KAMPANYE
YULIA-ASTUTI

YULIA ASTUTI

KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM
SRI-WAHYUNI

SRI WAHYUNI

DIVISI KEUANGAN

Testimoni untuk Komiu.id

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain of itself, because it is pain which toil and pain can.
JOHN DOE
Designer
But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain of itself, because it is pain which toil and pain can.
JAMES WHO
ceo dbt
But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain of itself, because it is pain which toil and pain can.
JAMIE WATT
ceo dbt
Shopping Basket