Palu – Kompas Peduli Hutan (KOMIU) pada rabu 03 Juli 2019, mengadakan kegiatan temu komunitas lokal untuk berbagi pengalaman bersama komunitas pecinta alam (KPA) Ranjuri Di Desa Beka dan Bulu Tanda Desa Sibedi Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Kata Aldy rizki Koordinator Advokasi & Kampanye KOMIU,
Aldy juga mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk berbagi pengalaman mengenai advokasi lingkungan dan juga melakukan pendataan mengenai lokasi-lokasi tangkapan air yang didalamnya memiliki kearifan lokal, Pertemuan tersebut juga bercerita tentang modus illegal logging, masalah pertambangan dan perkebunan sawit yang ada di Sulawesi Tengah. Ungkapnya.
Imam Saifi’i Ketua KPA Ranjuri mengatakan, kami sangat terbantukan dengan kegiatan ini karena masih banyak informasi yang belum kami dapatkan apalagi mengenai advokasi lingkungan. ujarnya.
Diketahui hutan ranjuri merupakan hutan yang dikeramatkan oleh masyarakat kaili yang berada di Desa Beka dan Desa Sibedi Kecamatan Marawola, masyarakat dilarang untuk melakukan penebangan bahkan mencuci di air yang terdapat di hutan tersebut. diyakini jika dilanggar akan menimbulkan kematian bagi si pelanggarnya.
Bagikan :
- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Klik untuk berbagi di Utas(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
- Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak

