Palu – Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) menemukan 21 Titik deforestasi, yang teridentifikasi berada pada lokasi perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang tersebar di Kabupaten Morowali Utara dan Kabupaten Morowali pada masa pandemi COVID-19. Kata Aldi Rziki Koordinator Advokasi & Kampanye KOMIU.
Monitoring hutan tersebut dilakukan dengan menggunakan instrumen google Earth Engine yang di sajikan melalui time series bulan januari sampai dengan juni 2020.
Temuan lainnya terjadi diwilayah Eks Vale yang beberapa tahun lalu menjadi sengketa lelang antara salah satu BUMND Provinsi Sulawesi Tengah, PT. ANTAM dan Kementerian ESDM, yang saat ini aktivitas deforestasi didaerah tersebut masih terus berjalan, bahkan dilokasi tersebut terdapat reklamasi pantai.
Selain itu, turut juga teridentifikasi pembukaan lahan untuk keperluan pembangunan smelter nikel di Morowali Utara dan leand clearing untuk kepentingan perkebunan sawit di Kabupaten Morowali. Ungkapnya
Aldi meminta pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten saling berkoordinasi dengan parapihak dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas tersebut, sehingga pemerintah daerah tidak kehilangan sumber pendapatan daerahnya. Ujarnya
Bagikan :
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
- Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
